Tips Membeli Rumah Second
Minggu, 20 Maret 2011
1.Usahakan untuk membeli rumah dari pemiliknya sendiri. Cara membeli rumah second yang terbaik adalah langsung dari pemiliknya sendiri/tanpa perantara, karena disana anda bisa memperoleh informasi secara detail tentang rumah yang hendak dibeli. Selain itu dengan membeli langsung, harganya akan lebih murah karena penjual tidak perlu memberi komisi kepada broker/perantara.
2.Pilih broker/perantara yang tepat. Jika terpaksa anda harus membeli rumah melalui jasa broker/perantara, maka pilih broker yang sudah anda kenal/bisa anda percaya. Alternatif lain adalah dengan meminta referensi broker property dari saudara/relasi-relasi anda. Jika tidak, sebaiknya gunakan jasa broker porperty terkenal yang sudah memiliki kredibilitas baik, yang akan sangat membantu saat pengurusan dokumen jual beli, bahkan saat pengajuan KPR seandainya anda berencana membeli rumah tersebut dengan cara mencicil ke bank.
3.Tanyakan usia bangunan rumah. Secara sederhana anda bisa mengklasifikasi usia bangunan rumah yaitu : baru (kurang dari 10 tahun), sedang (10 s/d 20 tahun) dan tua (lebih dari 20 tahun). Jika pernah dilakukan renovasi, tanyakan kapan terakhir kali dilakukan renovasi. Tentunya ini bukan patokan baku, karena tentu akan sangat dipengaruhi oleh kualitas bahan bangunan, tipe struktur dan kualitas pengerjaan yang dipergunakan pada rumah tersebut. Yang jelas, semakin tua usia bangunan maka performa-nya semakin menurun, dan berarti anda harus bersiap menganggarkan dana untuk merenovasi rumah tersebut.
4.Periksa kondisi fisik rumah. Periksa secara detail kondisi fisik rumah pada setiap bagian-bagiannya, bila perlu buat check list agar lebih mudah dalam melakukan pemeriksaan. Akan lebih baik jika anda mengajak kontraktor untuk menilai kondisi rumah saat ini. Beberapa hal yang harus anda perhatikan antara lain :
- Kondisi struktur rumah, periksalah barangkali ada retak-retak di pondasi, dinding, kolom dan balok
- Periksalah dinding, barangkali ada flek-fek bekas rembesan air tanah
- Periksa kualitas lantai, apa masih baik atau sudah mengalami penurunan/retak-retak lantai
- Periksalah barangkali ada bekas-bekas serangan rayap pada kusen, jendela, pintu, plafon dan atap rumah.
- Pastikan bahwa struktur atap masih dalam kondisi baik, lihatlah barangkali ada balok/gording yang keropos, atau kebocoran serius pada talang
- Jangan lupa cek pula kondisi jaringan listrik PLN di rumah, masih baik atau sudah awut-awutan
- Apakah kualitas airnya masih layak, dan cek pula jaringan air apa masih dalam kondisi baik
- Rasakan kondisi ruangan-ruangan, apakah segar, lembab atau malah terasa gerah ?
5.Cek lingkungan sekitar rumah. Dapatkan informasi tentang kondisi lingkungan sekitar rumah, terutama jika rumah itu hendak anda tempati bersama keluarga. Jangan sampai anda kecewa karena ternyata lokasi rumah tersebut sulit diakses, rawan keamanan, jauh dari sarana pendidikan atau bahkan ternyata sering kebanjiran !!
6.Cek dokumen kelengkapan rumah. Periksalah keaslian sertifikat rumah (SHM), sertifikat Ijin Mendirikan Bangunan (IMB), bukti Pajak Bumi Bangunan (PBB) dan kemudian lakukan cross check pada semua dokumen tersebut. Apabila ternyata nama yang tertera disitu tidak sama dengan nama penjual rumah, tanyakan status hubungannya. Bila katanya belum dilakukan proses Balik Nama, mintalah Akta Jual Beli yang sah atas rumah tersebut. Untuk rumah yang berstatus harta warisan, tanyakan berapa banyak ahli waris sahnya. Poin ini penting sekali buat anda, demi menghindari masalah hukum yang tidak diinginkan di kemudian hari.
7.Cek harga. Carilah informasi sebanyak mungkin tentang harga pasaran tanah dan rumah di sekitar lokasi rumah tersebut, sehingga anda bisa melakukan penawaran dalam kisaran harga yang sewajarnya. Terlebih-lebih jika anda berencana membeli rumah tersebut untuk kemudian menjualnya lagi.
Label:
INFO
Diposting oleh
Indo Property
di
20.33
0
komentar
Tips membeli properti
Sabtu, 19 Maret 2011
Membeli sebuah properti, khususnya rumah, sering kali merupakan salah satu keputusan terbesar yang harus dibuat oleh seseorang. Karena itu, Anda perlu merencanakannya dengan sangat cermat, agar tidak mengalami kekecewaan di kemudian hari.
Seorang agen properti yang profesional dapat sangat membantu dalam proses ini. Berikut ini adalah beberapa hal dasar yang penting untuk dipersiapkan sebelum Anda mulai mencari properti dan menentukan pilihan Anda.
1. Tentukan anggaran terlebih dahulu
Jika Anda tidak terbiasa melakukan transaksi properti, jangan sekedar menentukan berapa harga maksimal properti yang ingin Anda beli. Tapi perhitungkan dana tunai yang bisa Anda anggarkan untuk keperluan transaksi itu.
Mengapa?
Karena dalam transaksi properti, dana yang harus disiapkan bukan hanya harganya saja. Anda harus menganggarkan juga biaya-biaya lain yang muncul sehubungan dengan transaksi tersebut, seperti pajak, biaya-biaya di notaris, dan biaya-biaya lain yang timbul jika Anda memanfaatkan pendanaan dari bank (KPR).
Perhitungkan dan buatlah rencana sebaik mungkin untuk pembelian Anda, apalagi jika Anda berencana untuk mengajukan KPR.
Di samping hal-hal di atas, Anda juga harus memperhitungkan apakah Anda masih memiliki cadangan dana untuk perbaikan apabila diperlukan. Renovasi juga memerlukan biaya yang tidak sedikit.
Seorang agen INMAX bisa membantu Anda dalam merencanakan pembelian properti, tanpa dipungut biaya apapun.
2. Tentukan kebutuhan ruangan Anda
Mengetahui kebutuhan Anda akan sangat menghemat waktu Anda dalam mencari properti yang cocok untuk Anda. Setiap orang kebutuhannya berbeda-beda, dan setiap properti memiliki fasilitas yang berbeda-beda.
Berapa jumlah kamar tidur yang (akan) Anda butuhkan?
Apakah Anda memerlukan sebuah kamar pembantu?
Apakah Anda tertarik dengan rumah yang lebih dari 1 lantai?
Untuk ruko, berapa lantai yang Anda butuhkan?
Seorang agen INMAX dapat membantu Anda untuk menggali kebutuhan Anda dengan lebih spesifik, agar mempermudah pencarian Anda.
3. Tentukan lokasi yang Anda prioritaskan
Anda juga perlu menentukan lokasi yang Anda prioritaskan, maupun yang tidak Anda inginkan. Jika Anda ingin rumah yang tenang dekat tempat kerja Anda, tentu akan berbeda pilihannya apabila Anda justru ingin rumah yang akan sekaligus difungsikan sebagai tempat usaha Anda.
Tanyakan gambaran lingkungan Anda kepada agen properti Anda, dan jelaskan lokasi-lokasi yang ingin atau tidak ingin Anda pilih.
4. Gunakan jasa agen properti profesional
Seorang agen properti profesional dapat menghemat banyak sekali waktu Anda, dan meminimalisasi resiko yang mungkin Anda hadapi.
Agen INMAX akan membantu mempermudah semua proses transaksi, konsultasi, negosiasi, notaris, bahkan pengajuan kredit bank (KPR). Jangan ragu untuk menanyakan mengenai apapun yang berhubungan dengan proses maupun properti yang akan Anda transaksikan.
Label:
INFO
Diposting oleh
Indo Property
di
18.20
0
komentar
Mengatur Keuangan untuk KPR
1. Usahakan hasil atau penghasilan yang tidak dalam bentuk transfer rekening langsung dimasukkan ke rekening tabungan. Ambil seperlunya dan tinggalkan sisanya sebagai bentuk tabungan untuk kebutuhan mendesak atau simpanan jangka panjang.
2. Belajarlah mencatat pengeluaran wajib setiap bulan. Ini bisa dimulai dengan membuat daftar setiap hari. Kita harus hafal dengan kebutuhan rutin kita. Setelah semua sudah kita ketahui, tinggal kita jumlahkan semua pengeluaran kita selama sebulan. Jadi kita akan hafal pengeluaran rutin kita setiap bulan jika rajin mencatatnya. Pada bulan berikutnya kita akan ketahui bahwa pengeluaran rutinnya segitu juga.
3. Catatlah pengeluaran tidak wajib setiap bulan. Disebut pengeluaran tidak wajib karena sifatnya insidental (sewaktu-waktu saja dan tidak harus dikeluarkan rutin. Termasuk pengeluaran wajib di antaranya makan, tagihan listrik, telepon, dsb.
4. Simpanlah uang di tempat yang berbeda sesuai pengelompokkan kebutuhan. Ini diperlukan agar Anda tidak tergoda untuk mengambil jatah uang yang seharusnya dipakai untuk memenuhi kebutuhani lain.
Belajar disiplin menabung sejumlah uang yang seharusnya keluarkan untuk cicilan rumah melalui KPR selama 4-8 bulan. Hal ini membantu jika Anda berniat mencapai keuangan yang stabil dan mampu memenuhi tanggung jawab membayar tiap bulan. Misalnya asumsi cicilan KPR per bulan Rp 500 maka sejumlah itulah yang rutin harus disetorkan ke bank. Hal ini bisa dilalui tanpa masalah dalam waktu 4-8 artinya sudah siap mengajukan KPR. Ditambah penghasilan Anda di luar jam kantor. Ini penting Anda tidak terjebak pada pengeluaran. Pemasukan di luar kantoran membuat Anda aman di masa-masa sulit.
Diposting oleh
Indo Property
di
18.15
0
komentar
TIPS: Rumah dan lahan yang sebaiknya dihindari
+ Nomor rumahnya sial atau kurang bagus. Mungkin ini terdengar sepele dan Anda pun kebetulan tidak percaya mitos. Tetapi, hal ini bisa berdampak ke penjualan rumah yang sulit di kemudian hari. Walau Anda tidak percaya, tapi ada orang lain yang percaya. Angka sial bagi yang percaya adalah 4 dan 13. Empat, yang dalam bahasa Cina dilafalkan shi, sama pengucapannya dengan shi yang artinya mati
+ Rumah dengan sejarah kurang baik atau pernah terjadi peristiwa berdarah di dalamnya.
+ Rumah tusuk sate. Rumah pada posisi ini mudah terganggu sinar lampu mobil di jalan dan berisiko tertabrak mobil yang nyelonong dan arah depan. Debu yang masuk ke dalam rumah lebih banyak karena terekspos langsung dari 3 arah jalan sekaligus. Adanya mitos membuat rejeki sang penghuni hilang juga menjadi suatu pertimbangan yang layak diperhitungkan, apalagi jika pembelian rumah second dimaksudkan sebagai investasi, yang sewaktu-waktu akan dililepas ke pembeli berikutnya.
+ Rumah yang letaknya paling rendah di kawasan. Prinsipnya, karena air mengumpul pada titik yang terendah, maka akan membuka kemungkinan terjadinya banjir paling parah atau genangan air yang tak kunjung reda pada rumah yang dimaksud.
+ Rumah di bawah tanggul/batas daerah yang lebih tinggi. Pada beberapa lokasi yang berkontur, perumahan 1 berada lebih tinggi dari perumahan 2 dan dibatasi dengan tanggul atau batas perumahan. Jika terjadi banjir dan air mengalir melalui perumahan 1 ke perumahan 2, maka rumah yang terdekat dengan batas tanggul akan terkena terjangan air dan mengalami kerusakan lebih parah.
+ Rumah yang menghadap barat. Jika memungkinkan pilih rumah yang menghadap utara, sebagai pilihan pertama, kedua selatan dan terakhir timur. Rumah menghadap barat diterpa panas matahari lebih lama dan lebih menyengat sehingga mengganggu kenyamanan penghuni.
+ Rumah lebih rendah dan Jalan. Potensi air mengalir masuk rumah.
+ Rumah di bawah kabel listrik tegangan tinggl. Tegangan listrik mengakibatkan adanya suatu kawasan elektrosmog di sekitarnya. Elektrosmog merupakan istilah yang dipakai untuk menyebut polusi elektromagnetis yang disebabkan oleh medan listrik dan atau medan magnet. Elektrosmog ini dapat mempengaruhi kesehatan, karena mampu merusak jaringan-jaringan terkecil tubuh manusia.
+ Rumah di atas tanah yang berpasir, di atas rawa, dan bertanah liat. Bagi sebagian orarig, tanah berpasir memiliki nilai fengshui yang tidak baik. prinsipnya sifat pasir yang mudah buyar, mudah terkena erosi dan keterikatan antar benda kurang, membuat bangunan di atasnya mudah retak dan rawan runtuh. Tanah yang baik terlihat dan kepadatannya saat diinjak, subur, beraroma segar sehingga Anda merasa nyaman dan aman saat beada di atasnya.
Label:
INFO
Diposting oleh
Indo Property
di
18.09
0
komentar
Daya Tarik Investasi Property
Walaupun tanah tanpa dengan investasi pada buruh, material, dan kapital; pada keadaan normal sesungguhnya tidak akan menghasilkan pendapatan, namun tetap menarik banyak kalangan untuk berinvestasi pada tanah. Alasan umum mengapa anggota masyarakat tertarik untuk menanamkan uangnya pada real estate adalah:
- kelihatan sangat nyata
- dapat dikontrol oleh individu
- kepemilikan bisa membanggakan
- secara tradisional merupakan alat yang efektif untuk menghadapi inflasi
- memungkinkan dimiliki melalui sumber pembiayaan pihak lain
- mempunyai potensi memperoleh keuntungan
- resiko atas kerugian secara total sangat kecil
Label:
INFO
Diposting oleh
Indo Property
di
18.07
0
komentar
Karakteristik Investasi Tanah
Dalam konsep ekonomi maka tanah itu mempunyai nilai. Tanah mempunyai karakteristik yang unik karena tidak dapat digunakan secara bersama-sama dengan investasi lain. Ciri lainnya adalah:
- Setiap persil tanah bersifat unik di lokasinya serta komposisinya, tidak dapat dipindahkan ke posisi yang lebih baik
- Tanah memerlukan pengembangan agar menjadi lebih produktif
- Tanah dapat digunakan berulang kali dalam waktu yang lama dan memerlukan berbagai keahlian guna mengoperasikannya dalam pengertian investasi secara benar
- Tanah itu adanya terbatas dan tidak ada data formal sehingga sulit untuk menemukan segala sesuatu informasi yang kita perlukan tanpa mengadakan penelitian
- Tanah itu sangat berguna bagi masyarakat namun tidak ada pasar formal seperti Bursa Real Estate atau Pasar Kondominium baik untuk pertukaran maupun jual beli
- Kebanyakan anggota masyarakat tidak mengetahui banyak tentang penjualan dari properti dan bahkan sangat sedikit mengetahui mengenai negosiasi yang sedang berlangsung
- Sistem pendanaan dengan jumlah yang besar dan kompleks diperlukan untuk mendukung pasar real estate
- Adanya kesenjangan waktu yang panjang antara keputusan atas konsep/rencana pengembangan dengan penjualannya dan dalam tenggang waktu tersebut maka berbagai penyimpangan dari rencana akan terjadi
- Secara relatif tidak bisa dibagi sehingga agak sulit untuk membelinya sesuai dengan ukuran yang kita butuhkan, dan biasanya harus membelinya secara utuh/keseluruhan.
Label:
INFO
Diposting oleh
Indo Property
di
18.05
0
komentar
Tips & Tricks Memasang Iklan Rumah
| 1. 2. 3. 4. 5. 6. | Agar iklan rumah lebih menarik, sertakan foto rumah atau properti yang akan dijual, minimal 1 foto. Buat judul iklan yang menarik, misalnya "Jual Rumah lingkungan nyaman". Tentukan harga jual rumah / properti Anda agar dapat dicari berdasarkan harga. Tambahkan deskripsi iklan rumah / properti Anda secara lebih rinci pada isian Keterangan Lain. Semakin detail informasi iklan rumah / properti Anda, semakin besar kemungkinan ditemukan. Jika iklan rumah / properti yang Anda jual telah laku, edit iklan Anda dan tekan pada tombol "Terjual" | |
Diposting oleh
Indo Property
di
18.00
0
komentar
Langganan:
Postingan (Atom)






